Home / Berita / 10 Jemaah Haji Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci

10 Jemaah Haji Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci

KEPRIPOS.COM (KPC) – Jemaah haji Embarkasi Batam yang wafat di Arab Saudi mencapai 10 orang. Mayoritas calon haji meninggal karena terkena gangguan pernapasan dan serangan jantung.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (Siskohat) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Batam, menginformasikan bahwa ada empat jemaah yang wafat di Mekah sejak dua hari terakhir.

Salah satunya yang wafat adalah Muhammad Baharrudin Harun, 69 tahun. Jemaah asal Kabupaten Karimun ini wafat 21 Agustus 2018 di BPHI, Mina karena gangguan pernapasan (respiratory disease). Respiratory disease adalah masalah paru-paru yang terjadi ketika cairan tertumpuk di dalam paru, menyebabkan kegagalan bernapas dan kadar oksigen rendah.

“Tiga jemaah lain adalah Nurhayati Arban Abdulah, 59, asal Indagiri Hilir, Supeni Yahkun Barnawi, 69, asal Bengkalis dan Siti Nurroudlotul Masluha, 56, asal Kalimantan Barat,” kata Media Center Haji (MCH) Batam, Syahbudi, Kamis (23/8).

Menurut Syahbudi, ketiga jemaah ini wafat karena sakit pada saluran pernafasan. Almarhumah berasal dari kloter tiga. Adapun Supeni, jemaah asal kloter 8 dan Siti dari kloter 12 Embarkasi Batam.

Enam jemaah lainnya adalah Suparto Katidjo Abdullah,64, warga Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Suparto menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (9/8) di KKHI Mekkah sekitar pukul 07.30 WAS. Penyebabnya adalah gangguan pernapasan. Jenazah dimakamkan di Sharaya Mekkah. Selain itu ada Suryana Bahari Abdul Razak, asal Ketapang, Kalbar.

Ada lagi Jasman Ayub Ismal, 60, meningal karena serangan jantung. Utin Risnarti Idris, 55, wafat Minggu (12/8) di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Penyebabnya adalah malignant neoplasms dan dimakamkan di Sharae-Mekkah. JCH lainnya yakni, Nizar Muhammad Syam Balikun, 55, asal Kuantan Singingi, Riau meninggal karena penyakit jantung.

Satu jemaah lain adalah Jasman Ayub Ismail, 75, asal Mempawah. Ia dimakamkan di Sharaya, Mekah.

“Hingga hari ini sudah 10 orang jemaah kita (embarkasi Batam) yang meninggal di tanah suci,” tutur Syahbudi. (batampos)

Check Also

Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’

Prof. Hamim, seorang Pakar Biologi Tumbuhan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), sangat yakin bahwa beberapa …

Leave a Reply