Home / Berita / Bayi Delapan Bulan Meninggal Dunia Terkena Bakteri E-coli

Bayi Delapan Bulan Meninggal Dunia Terkena Bakteri E-coli

KEPRIPOS.COM (KPC), Sukabumi— Seorang bayi berusia delapan bulan Elvio meninggal dunia karena terinfeksi bakteri “Escherichia coli” atau E-coli saat menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun dari orang tua bayi ini, Jumat (19/8), Elvio yang merupakan putra kedua pasangan Marrisa (24) dan Reza (24) warga Balandongan, Kota Sukabumi sempat dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH dengan bantuan Patwal Polres Sukabumi, karena terjebak di kerumunan para pengunjuk rasa di Jalan Sudirman, Selasa (16/8).

“Saat dibawa ke rumah sakit, anak saya sudah kritis dan kondisi kesehatannya terus menurun dan harus dirawat intensif di ruang ruangan Intensive Care Unit (ICU),” kata ibu kandung Elvio Marrisa kepada wartawan di Sukabumi.

Menurutnya, setelah menjalani perawatan, Allah SWT berkata lain. Bayi lelaki ini harus pergi untuk selama-lamanya pada Kamis (18/8). Sebelum meninggal anak keduanya itu sempat menunjukan peningkatan kesehatan seperti panasnya turun dan kondisi kesehatannya sempat stabil.

Sementara, Humas RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Phicco Fontana mengatakan sebelum meninggal Elvio sempat terkena serangan bakteri E-coli yang membuat kondisinya drop dan mengalami dehidrasi berat. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bayi ini juga sudah kritis.

“Bakteri ini biasanya berkembang di tempat-tempat atau lingkungan yang tidak higienis seperti makanan atau alat makan yang digunakan bayi ini,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga agar selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah atau lingkungannya masing-masing, apalagi memiliki balita. Sebelum menggunakan alat makan sebaiknya dicuci dahulu hingga bersih dan cuci tangan dengan sabun.

(Aktual.com)

Check Also

Ratusan Masih Dirawat, Tercatat 244 WNI Meninggal di Luar Negeri Akibat Covid-19

KEPRIPOS.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat 656 warga negara Indonesia (WNI) masih dirawat …

Leave a Reply