Home / Berita / Dosen di Tanjungpinang Berperan Penting Dalam Pengawasan Pilkada

Dosen di Tanjungpinang Berperan Penting Dalam Pengawasan Pilkada

KEPRIPOS.COM (KPC), TANJUNGPINANG – Dosen yang bertugas di Kota Tanjungpinang dari sembilan kampus dilibatkan dalam pengawasan Pilkada serentak 2018.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Maryamah mengatakan dosen memiliki peran yang besar dalam menyukseskan pilkada, terutama dari aspek pengawasan partisipatif.

“Untuk menyukseskan pilkada perlu diperkuat pengawasan. Salah satu lembaga yang memiliki peran dalam memperkuat pengawasan partisipatif dari kalangan akademisi,” ujarnya, Senin (18/12).

Menyadari pentingnya peran pihak kampus dalam mengawasi pilkada, Bawaslu Tanjungpinang menggelar diskusi bertema, “Peranan Perguruan Tinggi dalam Mensukseskan Pilkada yang Bersih, Berkualitas dan Bermartabat” di satu hotel Tanjungpinang.

Kegiatan ini bertujuan membangun simpul pengawasan partisipatif dari kalangan akademisi, sekaligus tukar pikiran dalam berbagai isu pilkada untuk mendapatkan solusinya.

Isu utama yang dibahas yakni peran dosen sebagai simpul pengawasan partisipatif pilkada, sekaligus antisipasi terhadap potensi pelanggaran.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Tanjungpinang menjelaskan, yang dibahas dalam diskusi yaitu persiapan dan pemantapan pengawasan, sekaligus langkah strategis yang akan dilakukan.

“Harapan kami, Tanjungpinang menjadi pilkada percontohan yang aman, tertib, bersih, berkualitas dan bermartabat bagi 170 daerah lain menyelenggarakan pilkada,” ujar Maryamah.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tanjungpinang Muhammad Zaini menjelaskan, diskusi dengan para dosen merupakan upaya membangun sinergisitas, yang diharapkan mampu meningkatkan fungsi pengawasan partisipatif.

“Kami berharap sinergisitas dengan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat bisa menjadi media edukasi politik bagi generasi bangsa,” ucapnya

Menurutnya, dosen dan mahasiswa memiliki peran dalam menyukseskan pilkada, antara lain menjadi bagian dari simpul pengawasan tahapan pilkada bersama Bawaslu Tanjungpinang, mendorong meningkatkan partisipatif masyarakat dalam pemilihan, sumber informasi dugaan pelanggaran.

“Sekaligus pilkada menjadi sarana edukasi pendidikan politik etis, dengan mencerahkan masyarakat menjadi pemilih cerdas, bukan ajang politik pragmatis yang merusak mental dan karakter,” katanya. (*)

Check Also

Gempa Kuat 5,3 M Guncang Sulteng Siang Ini

KEPRIPOS.COM – Gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) siang ini, Senin 8 …

Leave a Reply