Home / Berita / Pemerataan Jaringan Telekomunikasi di Lingga Tak Terasa

Pemerataan Jaringan Telekomunikasi di Lingga Tak Terasa

Pemerataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, hingga akhir tahun 2017 ini belum maksimal dirasakan seluruh masyarakat setempat.

Padahal, akses jaringan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan masyarakat di era digital saat ini sesuai perkembangan zaman.

Bukan hanya di daerah pelosok dan jauh dari daerah perkotaan saja yang merasakan minimnya akses telekomunikasi di Kabupaten Lingga. Akan tetapi, sejumlah perkampungan dan desa yang berada di dekat Ibu Kota Kabupaten Lingga juga merasakan hal yang serupa.

Salah seorang warga Desa Teluk Kecamatan Lingga Utara, Indra mengatakan, saat ini warga di tempat ia tinggal masih sulit mendapatkan jaringan telekomunikasi. Sehingga, untuk dapat menghubungi teman serta sanak keluarga yang ada di luar daerah menggunakan handpone, mereka agak kesulitan.

“Jaringan masih susah di kampung kami ini. Kadang ada kadang hilang. Jadi gak tentu,” kata dia, Jumat (8/12/2017).

Biasanya, untuk mencari jaringan telekomunikasi, mereka tak jarang menggantungkan handpone di sejumlah tempat, seperti jendela, pintu, dan semacamnya agar ada signal.

“Kalau tidak begitu tidak ada signal. Kalau untuk main internet (browsing) kami tidak pernah bisa kalau di kampung ini. Kalau tidak ke Daik ya tidak pernah lah buka apa itu facebook, twiter dan sejenisnya itu,” ujar dia.

Hal senada juga disampaikan Tri warga Desa Mentuda. Menurutnya, saat ini jaringan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan bagi setiap masyarakat.

“Kalau ada keluarga sakit, mau nelpon keluarga yang lain, yang diluar daerah atau lagi bepergian, kalau tidak ada signal, susah. Mungkin kalau nasib tidak baik, dulu tidak berjumpa yang sakit ini dengan keluarga atau anaknya yang lagi merantau,” katanya.

Saat ini, pemerataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Lingga masih belum maksimal. Namun, pemerintah daerah bersama sejumlah provider baik telkomsel maupun indosat mulai memperluas jaringan tersebut secara perlahan.

Dulunya, di Kelurahan Senayang Kecamatan Senayang dan Kelurahan Pancur Kecamatan Lingga Utara, masyarakat kesulitan untuk akses internet. Namun, menjelang akhir tahun 2017 ini, provider telkomsel telah melakukan peningkatan jaringan dari 2G menjadi 3G.

Walaupun begitu, sampai saat ini masih ada juga desa yang belum menikmati  jaringan telekomunikasj sejak Lingga menjadi Kabupaten sendiri 14 tahun silam.

Check Also

Gempa Kuat 5,3 M Guncang Sulteng Siang Ini

KEPRIPOS.COM – Gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) siang ini, Senin 8 …

Leave a Reply