Home / Politik / Timses Anies-Sandi Temukan Puluhan Ribu Daftar Pemilih Ganda

Timses Anies-Sandi Temukan Puluhan Ribu Daftar Pemilih Ganda

KEPRIPOS.COM (KPC), Jakarta — Tim Pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno menemukan 104.826 daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada DKI Jakarta 2017 yang bermasalah dari total DPS yang berjumlah 7.162.856. Jumlah itu disebut masih bisa bertambah.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mohammad Taufik mengatakan jumlah itu diketahui usai timnya melakukan analisa dan penyisiran.

“Kami lakukan penyisiran sejak terima DPS dari 7,1 juta. Ini baru hasil 70 persen penyisiran, kemungkinan bisa bertambah,” ujar Taufik di Posko Pemenangan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Dari 104.826 data bermasalah, kata Taufik, ditemukan 43.427 pemilih dengan nomor induk kependudukan (NIK) ganda. Selain itu, pihaknya juga menemukan 817 pemilih dengan NIK hingga tiga orang.

“Tidak hanya tiga, bahkan ada yang empat, lima, hingga delapan NIK yang sama,” kata Taufik.

Taufik juga mengungkapkan, sebanyak 59.713 data pemilih tidak memiliki kartu keluarga (KK). Selain itu, pihak Anies-Sandiaga menemukan keanehan dengan menemukan ratusan keluarga yang memiliki nomor KK sama.

Ketua DPD Gerindra Jakarta itu menjelaskan, persoalan ini paling banyak ditemukan di kawasan Jakarta Timur. Hingga saat ini, kata dia, pihaknya juga masih melakukan penyisiran.

Sebab, menurutnya, temuan ratusan ribu data pemilih bermasalah itu berpotensi memunculkan pemilih siluman pada hari pencoblosan. Persoalan tersebut juga dikhawatirkan bisa mengganggu kelancaran penyelenggaran Pilkada DKI Jakarta.

Untuk itu, Taufik berharap agar KPU DKI Jakarta dan tim pasangan calon lain untuk bersama-sama menyisir dan menganalisa sebelum masa penetapan daftar pemilih tetap (DPT) 8 Desember mendatang. Pihak Anis-Sandi telah menyurati KPU DKI Jakarta terkait seruan tersebut.

“Kami ajak KPU melakukan itu agar Pilkada bersih dari pemilih siluman. Mumpung waktunya KPU mempersiapkan penetapan DPT masih panjang,” kata Taufik.

(CNN INDONESIA.com)

Check Also

YouTube Klaim Sudah Blokir 83 Juta Video dan 7 Miliar Komentar

YouTube mengklaim sudah menghapus 83 juta video dan 7 miliar komentar dalam platformnya selama ini. …

Leave a Reply