Home / Berita / 2.458 Peserta Ikut Tes CPNS di Batam, Hanya 90 Orang yang Lulus

2.458 Peserta Ikut Tes CPNS di Batam, Hanya 90 Orang yang Lulus

KEPRIPOS.COM (KPC) – Kuota dari beberapa formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka Pemko Batam tahun ini terancam tak terisi. Sebab dari separoh lebih peserta yang ikut tes, hanya 90 orang yang lulus. Padahal kuota CPNS yang dibu­tuh­kan sebanyak 363 kursi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Batam, M Syahir, menyebutkan sejak Jumat (26/11) hingga Senin (5/11) lalu, sudah ada 2.600 peserta yang masuk jadwal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Namun dari jumlah itu, hanya 2.458 yang ikut tes. Sebanyak 142 lainnya absen atau tidak ikut tes.

“Dari 2.458 yang ikut tes, hanya 90 yang lulus,” kata Syahir, Senin (5/11).

Padahal, jumlah peserta yang ikut tes itu sudah mencapai lebih dari separoh dari total pelamar CPNS yang lolos seleksi administrasi, yakni sebanyak 5.399.

Melihat hasil tes sementara ini, Syahir mengaku bukan tidak mungkin nantinya akan ada formasi CPNS yang lowong karena tidak terpenuhi kuotanya. Terkait hal ini, Syahir mengaku akan melaporkannya ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB).

“Tentu itu akan dibahas nanti, belum ada keputusan. Sekarang kami fokus pada tahapan yang sedang berjalan,” imbuhnya.

Selain itu, Syahir juga menyebut lima formasi atau jatah untuk honorer kategori 2 (K2) sudah dipastikan akan lowong. Sebab dari tujuh kuota yang tersedia, formasi K2 ini hanya dilamar oleh dua orang saja.

Sejumlah Peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melihat hasil ujian usai mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) di Gedung Bersama Pemko Batam, Sabtu (3/11).

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga mengaku akan menyampaikan kondisi rendahnya tingkat kelulusan peserta tes CPNS ini ke KemenPAN-RB. Selanjutnya, Pemko Batam akan meminta arahan dari pusat terkait langkah apa yang akan diambil jika hingga akhir tes nanti kuota CPNS tak terpenuhi.

“Misal kuota 250, lulus hanya enam orang, itu kan tak sampai lima persen. Kami akan laporkan ke Jakarta, apa solusi untuk ini. Prinsipnya, semua itu kewenangan pusat, saya hanya melaporkan,” kata Rudi di Kantor DPRD Batam, kemarin.

Namun, Rudi menilai kekosongan formasi CPNS nanti harus diusulkan kembali ke pusat.

“Kalau tidak begitu, nanti tak ada pegawai (baru). Sekarang masih proses tes SKD kan, belum tes yang lain, masih banyak,” ucapnya.

Selain itu, ke depannya Rudi mengaku akan mengevaluasi soal nilai batas minimal kelulusan atau passing grade. Jika memungkinkan, ia akan mengusulkan agar passing grade tes CPNS diturunkan agar tidak memberatkan peserta.

“Mungkin saja, misal hari ini passing grade 290, jadikan 200,” imbuhnya.

Seperti diketahui, ada 5.399 pelamar akan berebut 363 formasi CPNS di lingkungan Pemko Batam. Mereka akan mengikuti tes SKD secara bergelombang dengan jumlah peserta tes rata-rata 250 orang per hari, kecuali hari Jumat.

Tes SKD ini akan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 17 November mendatang. Tes akan digelar setiap hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu. (batampos)

Check Also

Gubernur sebut Kepri jadi pintu masuk wisman terbesar ketiga nasional

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyatakan Kepri menjadi pintu masuk kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) …

Leave a Reply