Home / Lifestyle / Agar Anak Aman Berinteraksi dengan Temannya di Masa Pandemi

Agar Anak Aman Berinteraksi dengan Temannya di Masa Pandemi

KEPRIPOS.COM-Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengubah cara hidup manusia. Rumah dan keluarga menjadi pusat aktivitas, baik untuk bekerja, belajar, atau pun bersosialisasi yang kini dilakukan secara virtual.

Proses pembelajaran jarak jauh membuat anak-anak kehilangan interaksi sosial dengan teman sebayanya.

“Membantu anak-anak untuk tetap menjalin pertemanan dengan cara yang realistis merupakan tantangan selama masa pandemi,” kata psikolog klinis Rebecca Kennedy kepada Yahoo Life.

Apabila anak kita —terutama para remaja— mulai merindukan teman-temannya itu bukanlah kesalahan kita dalam mengasuh mereka. Tetapi, interaksi sosial memang penting di usia ini.

Seorang psikolog klinis di Child Mind Institute, Janine Domingues mengatakan, bahwa sebagai makhluk sosial kita sangat membutuhkan koneksi dengan sesama untuk menghindari stres.

“Memiliki hubungan pertemanan juga dapat mengajarkan anak-anak banyak keterampilan dalam memecahkan masalah maupun bekerja sama,” terangnya.

Oleh sebab itu, jika anak-anak sudah mulai bosan di rumah dan ingin berinteraksi dengan temannya, cobalah beberapa tips yang dapat membantu anak tetap bersosialisasi dengan aman seperti berikut ini.

1. Rencanakan panggilan dengan teman

Kita bisa memanfaatkan panggilan virtual melalui aplikasi FaceTime atau Zoom agar anak-anak semakin mudah mengobrol bersama dengan temannya.

Namun, bagi anak-anak yang lebih kecil, mungkin sulit bagi mereka untuk mempertahankan percakapan dengan teman secara online seperti yang dilakukan anak-anak yang lebih besar.

Itulah mengapa kita dapat menggunakan aplikasi lain yang menyediakan tempat bermain online supaya tidak terlalu canggung untuk terhubung dengan temannya.

Anak yang lebih besar juga bisa bermain secara virtual, misalnya melakukan permainan game online. Namun, tetap batasi waktunya.

2. Temukan sahabat pena

Bagi anak-anak yang suka menulis surat dan ingin mendapat teman baru, bicarakan dengannya tentang memiliki sahabat pena dari negara lain.

Beberapa organisasi juga dapat membantu mencocokkan anak-anak di seluruh dunia satu sama lain untuk bisa menjadi sahabat pena.

3. Menonton film bersama secara virtual

Anak-anak dan temannya dapat memilih film yang sesuai untuk ditonton bersama dari rumah masing-masing sambil mengobrol secara virtual. Selain itu, kita juga bisa menambahkan obrolan grup ke layanan streaming film, sehingga teman-temannya dapat saling berbicara satu sama lain.

4. Mengikuti kursus online

Apabila anak kita memiliki hobi yang dia sukai, baik itu coding atau kerajinan tangan, coba daftarkan dia untuk mengikuti rangkaian kursus online.

Hal ini bisa menjadi cara yang mudah bagi anak-anak untuk bertemu secara virtual dengan temannya yang sebaya dan memiliki minat yang sama.

5. Temukan cara untuk bertemu langsung dengan aman

Domingues mengungkapkan, bahwa beberapa interaksi secara langsung penting untuk anak kecil maupun remaja.

“Ada cara yang bisa dilakukan dengan aman yakni bermain di taman bermain sambil mengenakan masker atau bersepeda bersama,” ujarnya.

“Para remaja mungkin menginginkan lebih banyak kemandirian untuk bisa melakukan itu. Maka keterbukaan komunikasi dengan orangtua teman sangat penting untuk keselamatan,” imbuh dia.
(Kompas.com)

Check Also

Pola Pikir Positif Ibu Menghasilkan Anak yang Tangguh

KEPRIPOS.COM-Otak anak membutuhkan banyak hal untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang sehat. Selain nutrisi, …

Leave a Reply