Kadishub Kepri Bingung Sikapi Kisruh Ojek Pangkalan dan Ojek Online

KEPRIPOS.COM (KPC), TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengaku belum mempunyai jalan keluar untuk mengatasi permasalahan Gojek dan ojek pangkalan di daerah itu.

Menurut dia, di satu sisi, baik ojek pangkalan maupun Gojek sama-sama bukan angkutan umum.Lagi pula tidak ada aturan yang mengatur pengoperasiannya. “Dua-duanya kan sama-sama nggak ada izinnya,” kata dia, Kamis (27/07/2017).

Namun di sisi lain, ojek dan Gojek tersebut sudah banyak beroperasi dan menjadi mata pencaharian masyarakat, termasuk di Kepri. “Itulah yang menyebabkan saya juga belum mempunyai tawaran solusi untuk mengatasi masalah ini,” kata Jamhur.

Terkait kisruh antara ojek pangkalan dan ojek berbasis aplikasi ini, Jamhur hanya mengimbau supaya masing-masing pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Dia juga berharap agar pertemuan dengan pihak pengelola Gojek nanti bisa memberi pencerahan untuk mengatasi masalah tersebut.

Rencana Dishub bertemu pengelola sepeda motor berplikasi atau Gojek masih belum terwujud. Sesuai rencana, pertemuan tersebut berlangsung di kantor Dishub Kepri Tanjungpinang pada Rabu (26/7).

Namun, pihak pengelola Gojek di Batam belum mempunyai waktu yang pas untuk menghadiri pertemuan itu.
“Mereka masih di Jakarta. Pengelolanya itu mungkin tinggal di Jakarta. Kami membuat jadwal untuk menggelar pertemuannya pada hari ini,” ujar Jamhur. (*)

Leave a Reply