Home / Seputar Kepri / Lewat Program Bina Lingkungan PT Angkasa Pura II Tanjungpinang Bangun Gedung Ini
ilustrasi(harianriau)
ilustrasi(harianriau)

Lewat Program Bina Lingkungan PT Angkasa Pura II Tanjungpinang Bangun Gedung Ini

KEPRIPOS.COM (KPC),TANJUNGPINANG – Sepanjang tahun 2016, PT Angkasa Pura II, Kantor Cabang Bandara RHF Tanjungpinang telah membangun sejumlah sarana prasarana masyarakat melalui Program Kegiatan Bina Lingkungan (PKBL).

Gedung sarana prasarana masyarakat yang sudah dibangun Angkasa Pura II antara lain Gedung Serbaguna, di Jalan Sri Katon, Kampung Purwodadi, Kelurahan Pinang Kencana, dan Balai Warga di Komplek Prumahan Taman Harapan Indah 4, Kelurahan Air Raja dan Gedung Posyandu di Jalan Sei Carang.

PT Angkasa Pura II juga memberikan bantuan lima unit motor pengangkut sampah untuk lima kelurahan di Kecamatan Tanjungpinang Timur dan satu unit mobil perpustakaan keliling.

Serah terima bantuan PKBL dilakukan oleh Vice President of CSR PT Angkasa Pura II, Wandi Anhar ke Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah di halaman Gedung Serbaguna, di Gang Sinoman, Jalan Sri Katon, Kampung Purwodadi, Kelurahan Pinang Kencana, Rabu (18/1/2017).

Acara tersebut juga disejalankan penandatanganan prasasti gedung bantuan PKBL tersebut dan penyerahan secara simbolis kunci motor pengangkut sampah dan mobil puskesmas keliling.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Cabang Bandara RHF Yogi Prastyo Suwandi mengatakan PKBL bertujuan membina lingkungan masyarakat sekitar bandara.

Sehingga masyarakat secara langsung merasakan manfaat dari dari keberadaan bandara.

“Selain perogram bina lingkungan kita juga adakan perogram kemitraan dengan UKM.

Ini berupa pinjaman lunak kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya kita beri modal dengan bunga sangat kecil,” katanya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Karena program yang dilaksanakan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas.

“Yang diberikan Angkasa Pura II ini sangat luar biasa,” katanya.

Namun Lis meminta program dana pinjaman lebih dikoordinasikan ke Pemko Tanjungpinang, agar lebih tepat sasaran.(**)

Check Also

Douwes Dekker, Belanda yang Cinta Indonesia, Anti-Belanda

KEPRIPOS.COM – Tahun 1947, setelah Agresi Militer Belanda I, ada perundingan awal untuk persiapan perundingan …

Leave a Reply